Kamis, 19 September 2013

Ramuan Daun Kacapiring, Solusi bagus Bantu Obati Diabetes

Kacapiring Kacapiring Flickr

Kacapiring (Gardenia augusta) tentu tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, khususnya di Denpasar, dimana bunga tanaman ini merupakan maskot kota tersebut. Karena aroma yang dimilikinya, Kacapiring juga dikenal dengan nama binominal Gardenia jasminoides, meskipun sebenarnya tanaman ini tidak memiliki hubungan dengan Jasminum atau golongan tumbuhan seperti Melati.

Tanaman Kacapiring dapat dengan mudah ditemukan di sekitar pekarangan rumah. Selain karena aroma bunganya yang memikat, pemeliharaan tanaman ini juga tidak merepotkan. Meskipun tanaman ini dapat tumbuh di daerah panas, Kacapiring lebih menyukai kawasan sejuk seperti di pegunungan.

Bunga Kacapiring berwarna putih bersih dan memiliki kelopak seperti bunga Mawar. Namun, saat bunganya berumur semakin tua, maka warnanya berubah sedikit demi sedikit menjadi agak kekuningan.

Sedangkan, Daun tanaman Kacapiring berwarna hijau pekat dan bersifat tunggal dengan tangkai pendek dan berbentuk lonjong. Hampir semua bagian tanaman ini dapat digunakan untuk pengobatan.

Daun Kacapiring, Ramuan Alami Antidiabetes

Tak hanya cantik dan harum, tanaman Kacapiring rupanya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam membantu pengobatan diabetes.
Meskipun belum ditemukan secara pasti bagaimana mekanisme Kacapiring bekerja sebagai tanaman antidiabetes, hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian infus daun Kacapiring pada tikus Wistar yang telah diberi beban glukosa sebelumnya, mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan.
Berbagai kandungan senyawa aktif dalam daun Kacapiring yang diketahui berperan penting dalam hal ini, diantaranya berupa senyawa flavonoid, saponin, dan iridoid glikosida.
Lantas, bagaimana cara membuat ramuan herbal untuk penderita diabetes melitus? Berikut merupakan langkah yang harus dilakukan untuk membuat ramuan tradisionalnya.
  • Ambil 12 lembar (kira-kira 10 g) daun Kacapiring segar. Lalu, cuci sampai bersih.
  • Rebus daun Kacapiring dengan dua gelas air putih sampai mendidih.
  • Tunggu hingga volume ramuan daun Kacapiring yang direbus berkurang menjadi separuhnya.
  • Saring dan minum air rebusan secara rutin. Setiap hari satu gelas saja.
Itulah tahapan yang harus dilakukan untuk membuat ramuan antidiabetes dengan tanaman Kacapiring. Yang perlu diperhatikan, jangan meminum ramuan Kacapiring secara berlebihan karena dapat menyebabkan diare.

www.hpasukses.com/?ref=sehatgemilang 

Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/ramuan-daun-kacapiring-bantu-obati-diabetes-melitus.html#ixzz2fPYuaJx9

Tidak ada komentar:

Posting Komentar